Cara Mengobati Sakit Kepala yang Diderita si Anak

Pernahkah Anda berfikir, bagaimana cara si kecil mengeluhkan kalau mereka sedang merasakan sakit pada bagian kepala mereka? Pasti yang bisa mereka lakukan hanya merengek atau bahkan menangis.

Bagi Anda para orang tua, harus diketahui bersama bahwa ada banyak sekali faktor yang menyebabkan mengapa anak bisa mengidap sakit kepala. Pertama, mereka bisa saja merasakan sakit kepala karena kurang makan dan minum, kurang istirahat atau kurang waktu tidur, infeksi virus, atau penyakit lainnya yang bisa saja membahayakan bagi mereka.

konsultasi dokter anak

Maka dari itu, sakit kepala pada anak tidak bisa dianggap remeh. Mereka harus segera diobati karena bisa jadi penyakit itu menjadi tanda bahwa anak mengalami penyakit yang tidak biasa seperti tumor, meningitis atau lainnya.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa ada berbagai macam faktor yang bisa menyebabkan anak mengalami sakit kepala, diantaranya adalah :

  • Dehidrasi dan kekurangan gizi atau kelaparan

Ternyata tidak hanya orang dewasa saja yang merasakan kondisi ini, kelaparan dan dehidrasi pada anak-anak juga bisa menyebabkan anak mengidap penyakit sakit kepala. Maka dari itu, pastikan anak makan setidaknya 3 kali sehari dan minum air putih kurang lebih 2 liter per hari. Hal ini tentunya disesuaikan juga dengan usia anak ya, jangan sampai justeru membahayakan bagi mereka.

  • Kurang istirahat dan tidak memiliki jadwal tidur yang teratur

Ketika anak sedang tidur, sel-sel yang ada pada tubuh akan mulai melakukan proses tumbuh kembang anak. Maka dari itu, istirahat yang cukup sangat dibutuhkan oleh mereka.

Jika anak tidak mendapatkan waktu istrirahat mereka dengan baik, maka bisa dipredeksi proses pertumbuhan mereka akan terganggu dan si anak bisa mengalami sakit kepala. Apabila mereka berada dalam kondisi ini, maka sebaiknya Anda biarkan mereka untuk istirahat sampai sakit kepala yang dirasakannya menghilang.

  • Adanya tekanan atau stres

Kondisi psikis anak yang sedang tumbuh memang tidak stabil, maka dari itu kita harus berhati-hati dalam bertindak dan berutur kata di depan mereka. Ketika mereka mengalami stres, hal pertama yang akan mereka rasakan adalah cemas dan sakit kepala.

Contoh ketika mereka mengalami masalah keluarga, masalah dengan temannya di kelas, ataupun masalah dengan guru. Maka mereka akan memiliki rasa ingin melawan karena emosinya belum stabil, sehingga ketika masalah tersebut tidak terselesaikan dengan baik, sakit kepala adalah salah satu efek samping yang paling berbahaya.

Lalu bagaimana cara mengatasi sakit kepala pada anak? Pertama-tama Anda bisa membaringkan si anak dengan posisi kepala yang agak terangkat seperti diberikan bantal. Anak lebih baik jika Anak bisa merasakan suasana yang nyaman dan aman, mereka akan merasa rileks sehingga sakit kepala agar berkurang.

Sebagai tambahan, cobalah untuk menambahkan kompres air dingin ataupun hangat di bagian dahi, tengkuk, ataupun leher si anak. Jika sudah, diamkan selama kurang lebih 20 menit lamanya. Kemudian Anda bisa memandikan mereka dengan air hangat dan biarkan mereka merasakan relaksasi dengan sentuhan-sentuhan kecil.

Berikan sedikit pijatan pada area pelipis, kulit kepala, dan kepala bagian belakang. Jika sakit kepala masih dirasakan juga, maka segera hubungi dokter. Pastikan anak Anda mendapatkan perawatan intensif, agar sakit kepala yang mereka derita tidak kambuh lagi.

Anda juga bisa melakukan sesi konsultasi dokter anak, untuk mengetahui bagaimana sebenarnya keluhan anak, penyebab, dan cara mengatasi sakit kepala yang anak Anda derita. Dengan begitu, usaha yang Anda lakukan akan tepat sasaran dan membuahkan hasil yang maksimal.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>